SMAN 1 Air Naningan ,terkait barang yang belum diinventaris dimasukan dianggaran dana bos

Lipsusnews,Tanggamus
Diduga lampiran laporan dana bos SMAN 1 AIRNANINGAN terkait invoice pembelian barang jasa manipulasi dokumen untuk menutupi ketidaksesuaian penggunaan dana, terutama dalam pengadaan barang dan jasa.
penelusuran tim investigasi hasil kroscek hasil konfirmasi dan klarifikasi hasil keterangan informasi sumber-sumber
Sekolah- terindikasi menggunakan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk membuat invoice belanja fiktif ataupun markup . Dana dicairkan, namun barang tidak pernah diterima atau invoice yang diterbitkan vendor tidak sesuai kenyataan.
Penyedia dan pemesan atau pembeli sebelum transaksi. Terjadi sepakat invoice pembayaran vendor/kontraktor lebih tinggi daripada volume pekerjaan atau barang yang sebenarnya diterima.
Manipulasi Dokumen Pendukung: Invoice disesuaikan dengan nilai kontrak, namun didukung dengan bukti nota, kuitansi, atau faktur pajak yang tidak valid atau hasil rekayasa..
Kemudian pada r item pemeliharaan sarana dan prasarana diduga adanya laporan pemiliharaan 794.749.100 di tahun 2023 sd 2025 perlu diketahui menjadi analisa yang menjurus pada kegiatan pemeliharaan rutin yang yang sesuai dengan laporan ataupun lampiran ataupun kondisi yang sebenarnya di tahun 2023 dari hasil rekapitulasi inventarisasi SMA Negeri 1 AIRNANINGAN tahun 2023 terdiri dari jumlah barang yang belum di inventarisasi kurang lebih adalah 3.325 jenis barang yang mana barang-barang yang belum di inventarisasi tidak mempunyai perlindungan hukum artinya barang-barang tersebut tidak bisa dilaporkan atau dihapuskan hilang atau rusak ataupun biaya pemeliharaan sarana dan prasarananya tidak dapat ditanggung oleh dana BOS
Pada lampiran spj bos. Diduga.
Daftar hadir tukang. ,honor tanda terima hingga nota-nota pembelian material sarat dimarkup dan bukan yg sesungguhnya ,foto 0%ss 100 % ukan sebnernya @sandi
