DIduga keras Anggaran pemeliharaan sarpras dan cashback SMAN 1 CANDIPURO menguap

Zainul Farid

Lipsus,Kalianda

Diduga lampiran spj laporan dana bos SMAN 1 Candipuro terkait invoice pembelian barang jasa manipulasi dokumen untuk menutupi ketidaksesuaian penggunaan dana, terutama dalam pengadaan barang dan jasa.

penelusuran tim investigasi hasil kroscek hasil konfirmasi dan klarifikasi hasil keterangan informasi sumber-sumber

Sekolah- terindikasi menggunakan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk membuat invoice belanja fiktif ataupun markup . Dana dicairkan, namun barang tidak pernah diterima atau invoice yang diterbitkan vendor tidak sesuai kenyataan,Penyedia dan pemesan atau pembeli sebelum transaksi. Terjadi sepakat invoice pembayaran vendor/kontraktor lebih tinggi daripada volume pekerjaan atau barang yang sebenarnya diterima.

Manipulasi Dokumen Pendukung: Invoice disesuaikan dengan nilai kontrak, namun didukung dengan bukti nota, kuitansi, atau faktur pajak yang tidak valid atau hasil rekayasa,Kemudian pada item pemeliharaan sarana dan prasarana diduga adanya laporan pemeliharaan

Tahun 2023

Rp 63.685.000

Rp 100.050.000

Tahun 2024

Rp 77.995.000

Rp 111.236.000

Tahun 2025

Rp 138.903.100

Rp 151.911.500

di tahun 2023 sd 2025 perlu diketahui menjadi analisa yang menjurus pada kegiatan pemeliharaan rutin yang yang sesuai dengan laporan ataupun lampiran ataupun kondisi yang sebenarnya di tahun 2023 dari hasil rekapitulasi inventarisasi SMA Negeri 1 candipuro tahun 2023 terdiri dari jumlah barang yang belum di inventarisasi kurang lebih adalah 5972 jenis barang yang mana barang-barang yang belum di inventarisasi tidak mempunyai perlindungan hukum artinya barang-barang tersebut tidak bisa dilaporkan atau dihapuskan hilang atau rusak ataupun biaya pemeliharaan sarana dan prasarananya tidak dapat ditanggung oleh dana BOS

Pada lampiran spj bos,Diduga Daftar hadir tukang. ,honor tanda terima hingga nota-nota pembelian material sarat dimarkup dan bukan yg sesungguhnya ,foto 0%ss 100 %bukan sebnernya ,kemudian adnya dugaan gratifikasi dari cashback pembelian buku dari total anggaran 2023 hingga 2025  200 jutaan Dengan cashback diduga sebesar 80 jutaan,hingga berita ini diwartakan Zainul belum merespon ,akn dikupas edisi mendatang @sandi